Spanyol adalah sebuah negeri tempat dunia modern menari dengan anggun bersama gema masa lalu Islam yang gemilang. Bagi pelancong Muslim, perjalanan tujuh hari melintasi jantung negerinya adalah sebuah pengalaman yang menggetarkan jiwa, menawarkan jembatan antara kehidupan masa kini yang semarak dan warisan abadi Al-Andalus.
Dikurasi dari Panduan Perjalanan Halal Spanyol, berikut adalah rangkaian perjalanan yang dioptimalkan untuk menikmati keindahan Spanyol, meliputi kota-kota legendaris seperti Madrid, Toledo, Cordoba, Granada, dan Seville.

Foto Plaza Mayor di Madrid
Perjalanan Anda dimulai di Madrid, sebuah kota yang memadukan jalan-jalan besar Eropa yang megah dengan sejarah yang berakar mendalam. Habiskan pagi pertama Anda dengan menjelajahi destinasi paling ikonik di kota ini melalui berjalan santai melewati Plaza Mayor, kawasan Sol, Casa de Austria, Plaza de Cibeles, Puerta de Alcalá, dan banyak lagi; semuanya berjarak dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki!
Untuk makan siang, kunjungi Garuda Madrid untuk menikmati cita rasa asli Indonesia yang Halal atau ke Solidere untuk hidangan khas Lebanon yang berkualitas. Habiskan malam Anda dengan meresapi energi di Puerta del Sol dan Gran Vía sebelum beristirahat untuk petualangan di hari berikutnya.

Tetaplah di Madrid untuk mengikuti tur berpemandu di pagi hari menuju Istana Kerajaan dan mengeksplorasi sejarah “Mayrit” di dekatnya, tempat sisa-sisa dinding asli Arab masih berdiri kokoh. Namun, kosongkan siang hari Anda untuk perjalanan kembali ke masa lalu. Naiklah kereta cepat dengan waktu tempuh singkat sekitar tiga puluh menit menuju Toledo.
Dikenal sebagai Kota Tiga Budaya, Toledo menjulang di atas Sungai Tagus bagaikan kisah yang dipahat di atas batu. Kunjungi Masjid Bab al-Mardum, salah satu struktur Islam tertua yang masih terlestarikan di Spanyol, lalu telusuri jalan-jalan abad pertengahan yang menyerupai labirin. Setelah menikmati pemandangan matahari terbenam dari cakrawala kota, naiklah kereta malam untuk kembali dan menginap di Madrid.

Foto Jembatan Romawi | Kredit Foto: Saad Chaudhry di Unsplash
Check out dari hotel Anda dan pergilah ke Stasiun Atocha untuk memesan kereta cepat menuju Cordoba. Perjalanan ini memakan waktu sekitar dua jam, membawa Anda dengan cepat ke jantung Andalusia. Setibanya di sana, benamkan diri Anda di Mezquita-Catedral, puncak arsitektur masa kekhalifahan Umayyah.
Habiskan sore Anda dengan menyusuri Flower Patios dan kawasan bersejarah Yahudi. Suasana malam di Cordoba terasa sangat ajaib; Jembatan Romawi yang diterangi lampu dengan latar belakang sungai menyajikan pemandangan sempurna untuk berjalan santai.

Kredit Foto: Thiago Palia di Unsplash
Nikmati pagi yang santai di Cordoba dengan mengunjungi taman Alcazar sebelum menuju ke stasiun. Naiklah kereta cepat dengan waktu tempuh hampir dua jam menuju Granada, benteng terakhir dari kejayaan Al-Andalus.
Setelah check in di hotel, langsung saja menuju ke kawasan Albaicín. Kawasan Muslim bersejarah ini merupakan labirin rumah-rumah bercat putih di lereng bukit dengan udara yang harum semerbak melati. Capailah Mirador de San Nicolás tepat sebelum matahari terbenam untuk menyaksikan Istana Alhambra yang berkilau keemasan dengan latar belakang pegunungan Sierra Nevada.

Kredit Foto: Els Cattrysse di Unsplash
Dedikasikan penuh hari Anda untuk Alhambra. Sebagai situs yang paling banyak dikunjungi di Spanyol, sangat penting untuk memesan tiket Anda beberapa bulan sebelumnya untuk melihat Istana Nasrid, tempat setiap inci ukiran semen dan ubin menceritakan kisah keimanan dan keindahan. Kunjungan Anda ke kompleks ini kemungkinan besar akan memakan waktu sekitar tiga jam.
Setelah itu, berjalan-jalanlah menyusuri Carrera del Darro, yang sering disebut sebagai jalan paling romantis di dunia; atau kagumi arsitektur di Masjid Agung, kemudian nikmati makan malam tradisional Maroko yang Halal di Arrayanes.

Dengan perjalanan sekitar dua setengah jam menggunakan kereta, pergilah ke arah barat menuju Seville, ibu kota Andalusia yang megah. Mulailah penjelajahan Anda di Real Alcázar, sebuah istana yang menampilkan kerajinan terbaik Mudejar. Pada sore hari, kunjungi Menara Giralda, yang dulunya berfungsi sebagai menara adzan untuk Masjid Agung di kota tersebut.
Akhiri hari Anda di Plaza de España yang megah, sebuah mahakarya arsitektur yang memberikan penghormatan kepada keragaman sejarah Spanyol. Perjalanan Anda menyusuri berbagai destinasi ini akan terasa sangat mudah, dengan jaraknya yang berdekatan dan bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki.
Nikmati beberapa jam terakhir di Seville dengan mengunjungi Seville Mosque Foundation atau Masjid Al-Hidaya untuk terhubung dengan komunitas Muslim setempat, atau lakukan belanja menit-menit terakhir untuk produk keramik dan kulit di kawasan Triana atau di salah satu dari beberapa pusat perbelanjaan kota.
Di sore hari, naiklah kereta cepat selama dua jam lima puluh menit untuk kembali ke Madrid. Bagian akhir dari perjalanan ini memberi Anda waktu untuk merenungkan keindahan dan hubungan spiritual yang telah Anda alami selama seminggu terakhir sebelum perjalanan pulang. Sebelum terbang kembali ke tanah air, Anda mungkin bisa berbelanja untuk diri sendiri atau mencari oleh-oleh untuk teman dan keluarga di rumah.

Foto Segovia | Kredit Foto: Diego Allen di Unsplash
Jika Anda memiliki beberapa hari ekstra, pertimbangkan empat pilihan ini untuk memperkaya pengalaman perjalanan Anda:
Perjalanan sepanjang minggu ini lebih dari sekadar tur biasa; ini adalah sebuah perjalanan pulang menuju warisan kebijaksanaan dan seni yang tinggi. Dari lengkungan estetis di Cordoba hingga menara-menara di Seville, setiap langkah menawarkan hubungan ke masa lalu dan inspirasi untuk masa depan.
Temukan lebih banyak rangkaian perjalanan Spanyol yang disesuaikan dan tips ramah Muslim di Panduan Perjalanan Halal Spanyol!