Destinasi Yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan di KarimunJawa

By Leo Galuh | 09, Dec, 2020
Destinasi Yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan di KarimunJawa

Satu wilayah di utara Pulau Jawa ini memiliki keindahan alam yang bisa membuat siapapun berdecak kagum saat melihatnya. Sebuah pulau di utara Provinsi Jawa Tengah yang tidak ada hentinya menawarkan pesona alam yang cantik serta eksotis.

Hamparan pasir putih dipadu terumbu karang dengan berbagai spesies ikannya dapat dinikmati bersamaan dengan suasana sunset dan tenggelamnya matahari dan hanya tersaji di Pulau Karimun Jawa.

Karimun Jawa berasal dari kata karimun, dari bahasa jawa Kremun yang memiliki arti samar-samar, hal ini dikarenakan letaknya pulau ini yang sangat jauh dari pulau jawa dan hanya nampak terlihat samar-samar.

Karimun Jawa sebuah pulau yang terletak di wilayah Jepara memiliki luas daratan kurang lebih 1500 hektar dan perairan sekitar 110.000 hektar. Kini Karimun Jawa berkembang menjadi Pesona Wisata Taman Laut yang banyak digemari wisatawan lokal maupun pelancong dari luar negeri.

Sebagai gugusan pulau yang berada di lepas pantai utara Pulau Jawa, Karimun Jawa memiliki cara tersendiri untuk memanjakan setiap orang yang datang dengan cara memberikan eksotisme pemandangan bawah laut yang begitu indah.

HalalTrip punya beberapa rekomendasi yang harus kamu coba kalau mampir ke sini!

 

Kisah Kapal Karam Indonor

Kapal karam Indonor menjadi spot diving yang paling populer di Karimunjawa. Indonor merupakan nama sebuah kapal kargo yang berasal dari Norwegia, sebelum melakukan pelayaran di nusantara kapal Indonor sempat terlibat dalam perang dunia kedua.

Kini, sudah lebih dari 50 tahun Indonor berada dibawah laut Karimun Jawa, tepatnya sejak bulan Februari tahun 1960, Kapal Indonor tenggelam karena menghantam karang, membuat beberapa bagian kapal bocor dan patah.

Lambat laun kapal Indonor ditumbuhi berbagai macam karang dan telah menjadi rumah bagi ikan yang ada di perairan Karimun Jawa.

Dengan kedalaman mencapai 18 meter dari permukaan laut rasanya tidak terlalu sulit untuk menemukan kapal ini, terlebih arus bawah air tidak terlalu kencang dan kondisi air yang cukup jernih,  sehingga kita dapat menyaksikan kapal besar sudah tidak lagi utuh dengan beberapa lorong kapal yang dapat dilewati.

Menjelajah bangkai kapal yang telah karam puluhan tahun silam, merupakan pengalaman yang sangat luar biasa bagi para wisatawan tentunya.

 

Pantai Anora
Pantai Anora Karimunjawa Indonesia

Kredit Foto: Yohanes Dicky Yuniar on Unsplash

Pulau kecil yang menyatu dengan pantai, terletak di desa Kemloko. Tempat ini disebut sebagai Pantai Anora. Di sini terdapat sebuah bukit yang jika para wisatawan naik ke atasnya akan bisa menikmati keindahan Pulau Karimun Jawa serta beberapa pulau-pulau yang terbentang di sekitar Pantai Anora.

Pantai Anora, pantai dengan keindahan alam mempesona yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang, dikarenakan keindahan pantai dan pemandangan laut luas dengan air jernih berwarna biru.

Suasana alamnya yang begitu megah dan menawan membuat anda harus merasakan malam di tempat ini. Pengelola juga menyediakan kawasan untuk camping, sambil berharap cuaca tetap cerah agar bisa menikmati suguhan matahari terbit. 

 

Pulau Menjangan Besar
Pulau Menjangan Besar Karimunjawa Besar

Foto Kredit: MidoriCC BY 3.0, via Wikimedia Commons

Pulau Menjangan Besar bisa menjadi pilihan selanjutnya bagi pengunjung. Wisata pulau tidak berpenghuni dengan luas sekitar 56 hektar. Pulau Menjangan bisa dicapai dengan waktu 15 menit dari pulau utama Karimun Jawa. 

Pesona utama dari kawasan ini adalah penangkaran beberapa hewan seperti penyu hijau dan sisik. Anda bisa melihat bagaimana mereka bertelur hingga menetas.

Selain penyu, Anda juga bisa melihat penangkaran Elang Jawa, Tigerfish, Baracuda, dan kura-kura. Selain bisa melihat berbagai macam hewan penangkaran. Anda juga akan disuguhkan keindahan pantai yang cantik dan menawan dengan suasana pasir putih. Pengunjung juga bisa menginap di tempat ini dengan pemandangan langsung ke laut.

 

Bukit Joko Tuwo

Tempat wisata ini  ini menjadi tempat paling tepat melihat keindahan matahari terbenam. Pengunjung nantinya akan disuguhkan dengan pesona pantai dan beberapa area penginapan dari atas bukit. 

Pada puncak bukit, anda akan disuguhkan tulang ikan paus  dengan panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Di tempat ini juga terdapat tasbih yang beratnya mencapai 1 ton yang dibawa dari Bukit Donorojo Jepara yang merupakan pertapaan Ratu Kalinyamat.

Untuk sampai ke Bukit Joko Tuwo, pengunjung harus melalui jalan menanjak dengan suguhan pepohonan rindang, sehingga akan terasa sejuk.  Setiap sudutnya memiliki spot menawan untuk melakukan sesi foto.

Untuk bisa sampai ke atas,butuh waktu kurang lebih 20 menit dari Alun-Alun Karimun Jawa. Waktu terbaik menuju ke tempat ini adalah sore hari. namun jangan terlalu sore karena banyaknya wisatawan yang juga ingin menuju tempat ini, Sehingga  anda dapat menemukan tempat terbaik untuk melihat sunset.

 

Mangrove Tracking

Terdapat jalur sepanjang kurang lebih 2km dari jembatan kayu yang dibangun untuk menyusuri hutan mangrove yang rimbun juga cantik ini. 

Jika pengunjung datang ke tempat ini, mereka akan disediakan gardu pandang yang cukup tinggi, sehingga tidak lagi ada halangan untuk melihat hamparan pepohonan mangrove berserakan yang estetik.

Fasilitasnya dirasa sudah cukup memadai, ada jalur untuk berjalan yang terbuat dari kayu, hingga pos penjagaan. Ada pula pusat informasi tentang satwa dan fauna di hutan mangrove sebagai upaya edukasi bagi pengunjung.

 

Pulau Gosong

Pulau Gosong menjadi kawasan pilihan yang bisa dikunjungi. masih dengan pasir putihnya yang sangat menawan, objek wisata ini memiliki luas kawasan hanya 5×8 meter saja, tanpa adanya pepohonan besar sebagai tempat berteduh.

Karena tidak adanya pepohonan inilah kawasan ini disebut dengan pulau Gosong. Banyak wisatawan setelah berkunjung ke tempat ini kulitnya akan gosong akibat teriknya matahari. Tidak ada perjalanan khusus menuju ke kawasan ini. Wisatawan bisa berkunjung ketika melakukan perjalanan ke Pulau Tengah.

Tidak ada dermaga, saat anda membawa kapal sendiri jangan lupa diikat cukup kuat. Ombak yang bergelombang cukup deras bisa membawa hanyut perahu serta pengunjung yang datang, jadi anda harus berhati hati.

Untuk panorama bawah lautnya tidak kalah dengan tempat lain di Karimun Jawa. Keindahan karangnya menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah ikan-ikan kecil yang kadang bersembunyi di baliknya.

 

Pulau Cemara Besar

Kawasan lain yang bisa dikunjungi bernama Pulau Cemara Besar. Untuk mencapai pulau ini hanya dibutuhkan waktu 30 menit dari Dermaga dengan pemandangan laut biru dan ikan bawah air yang ikut berenang.

Kapal yang kita tumpangi biasanya tidak bisa langsung sampai ke pulau, solusinya wisatawan yang ingin menuju objek wisata ini harus berjalan kurang lebih sejauh 1 kilometer. Namun tenang saja, pengunjung akan menikmati perjalanann di air laut dangkal sehingga tidak akan merasakan panasnya terik matahari sambil menikmati jejeran pohon cemara yang berdiri kokoh.

Jika sudah sampai, pengunjung bisa menikmati sajian ikan bakar, mengingat kawasan disini dikenal dengan kuliner ikan bakarnya. 

Pulau Cemara Besar merupakan kawasan yang tidak terlalu luas dan bisa ditempuh dengan waktu 15 menit untuk berkeliling. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati dunia bawah laut dengan snorkeling. Usahakan untuk bawa peralatan seperti kacamata dan juga sepatu katak.

 

Pantai Barakuda

Pantai Barakuda berada di Pulau Kemujan Karimun Jawa dan terkenal dengan kawasan pantai bersih dengan berjejer pepohonan kelapa serta hilir mudiknya kapal nelayan .

Di pantai ini  terdapat beberapa bebatuan yang indah dan menarik untuk bisa dijadikan sebagai salah satu spot untuk berfoto. 

Gelombang ombak di Pantai Barakuda tidak terlalu besar, sehingga pantai ini cocok dijadikan tempat bermain dan untuk berenang . 

Dari sini, pengunjung juga bisa menyaksikan pesona matahari terbenam, sekaligus beberapa pulau seperti Seruni, Kecil, Tengah, dan Sambangan menghadirkan panorama yang cantik dan sayang untuk dilewatkan.

 

Pulau Geleang

Walaupun termasuk pulau kecil, Geleang tetap memiliki daya tarik yang tidak terhingga. Dimulai dari pasir putih yang lembut dan halus. Hadirnya pesona pohon kelapa dan cemara yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Snorkeling menjadi pilihan pengunjung yang sudah sampai ke pulau ini sambil menikmati makan siang dengan menu makanan ikan segar yang dibakar, ditambah dengan sambal pedas dengan lalapan dan disajikan dengan es kelapa muda yang menggugah selera 

Untuk air bersih dan kamar mandi serta camping area juga sudah tersedia, jadi pengunjung tidak perlu kuatir selama berwisata.

Perairan disini cukup dangkal, sehingga aman digunakan untuk bermain, dan ada juga tempat untuk memancing, bahkan menyelam. 

Jadi akan rugi sediri apabila datang ke Karimun Jawa namun tidak datang ke pulau Geleang. Waktu terbaik mengunjungi tempat ini adalah musim kemarau, bila musim penghujan, ombak akan tinggi dan membahayakan keselamatan.

 

Pulau Sintok

Pulau ini sangat direkomendasi bagi pengunjung yang datang ke Karimun Jawa. Disini perairannya membentuk seperti sebuah selat. Sehingga, banyak terumbu karang dan ikan-ikan yang keindahannya bisa anda nikmati .

Luas kawasan kurang lebih 12 hektar, membuat biota laut alami masih terjaga rapih, seperti cemara, Jati Pasir dan Kalimasada. Ada pula dua pohon khas Karimun Jawa yaitu Dewadaru dan Stigi. 

Jika sudah sampai ke Pulau Sintok, sebaiknya anda tidak usah terburu buru untuk pulang, pengunjung bisa menggunakan tenda untuk menginap, karena sudah tersedianya tempat untuk camping. Pengunjung juga bisa menginap di rumah kayu yang berbentuk limasan yang dibuat di Grobogan pada tahun 1890. 

Spot Snorkeling dan diving pun cukup menarik, yaitu hadirnya penyu. Bahkan bila beruntung anda bisa mengikuti kegiatan melepas penyu ke lautan lepas.

 

Alun Alun Karimun Jawa

Alun-Alun Karimun Jawa merupakan pilihan bagi pengunjung setelah lalah berwisata dan berkeliling pulau. di kawasan ini biasa dijadikan tempat beristirahat , bersantai sambil menikmati sajian kuliner dimalam hari bersama orang yang kita sayangi.

Sajian makanan laut dengan berbagai olahan menjadi makanan khas di Karimun Jawa, jika anda penggemar ikan, tentu tempat ini menjadi surga masakan ikan dan hewan laut lainnya  dengan berbagai menu pilihan seperti bumbu asam manis, digoreng,  atau dibakar.

Mulai sekitar pukul 19.00 kawasan ini sudah sangat sesak oleh pengunjung yang ingin mencicipi sajian khas Pulau Karimun Jawa. Jadi jika anda pesaran jangan lupa mampir ke Alun Alun setelah sepanjang hari berwisata ke pulau di Karimun Jawa.

Freelance journalist. Currently aggregating economic news for analytical news service dedicated to competition law and regulatory developments around the world. Former reporter of tvOne (Indonesian television news channel) and NHK (Japan Broadcasting Corporation).

Leave a comment