10 Destinasi Wisata Pegunungan di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi

By Leo Galuh | 26, Nov, 2020
10 Destinasi Wisata Pegunungan di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi

Indonesia berada di jalur cincin api menjadikan negara ini memiliki gunung api aktif dengan beraneka ragam bentuk. Indonesia pun didaulat sebagai negara yang paling banyak memiliki gunung api di seluruh dunia. Sedikitnya tidak kurang 500 gunung api terhampar dari ujung timur hingga wilayah paling barat Indonesia.

Gunung-gunung ini kemudian hadir dengan segala keindahan dan kemegahannya masing-masing. Semuanya seakan melengkapi khasanah keindahan alam di Indonesia yang tidak pernah ada habisnya.

Pemandangan padang rumput serta pepohonan hijau rindang yang sesekali diselimuti awan putih menjadi sebuah sajian yang akan membuat kita selalu rindu dengan suasana pegunungan.

Dari sekian banyaknya gunung-gunung yang berada di Indonesia, ada beberapa di antaranya menjadi yang paling favorit bagi para penikmatnya. HalalTrip telah membuat daftar gunung mana saja di Indonesia yang layak kamu kunjungi!

*Meter Di atas Permukaan Laut - mdpl

 

Gunung Rinjani [3,726 mdpl]
Gunung Rinjani Tenggara Barat Indonesia

Kredit Foto: Aaron Thomas on Unsplash

Selain memiliki keindahan pantai yang terkenal eksotis, Nusa Tenggara Barat ternyata juga memiliki sebuah gunung yang sangat indah bernama Gunung Rinjani, sebuah gunung yang identik dengan trekking terbaik di asia tenggara.

Gunung dengan ketinggan 3.726 Meter Di atas Permukaan Laut (mdpl) ini menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, mulai dari pemandangan matahari terbit yang indah, padang savanna yang ditumbuhi bunga edelweiss serta danau segara anak yang terlihat kebiru-biruan seperti air laut.

Gunung Rinjani juga memiliki pemandian air panas yang begitu indah. Letak pemandian air panas tidak jauh dari danau Segara Anak dan juga Goa Susu dan Goa Payung Mas.

Menuju Gunung Rinjani

Menggunakan kereta api merupakan pilihan yang cukup menarik. Anda dapat naik kereta menuju Banyuwangi, Jawa Timur, yang dilanjutkan dengan menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Setelah sampai di Pelabuhan Gilimanuk Anda bisa menggunakan bus menuju Padang Bai.

Dari Padang Bai menuju ke Pelabuhan Lembar, Lombok, menggunakan kapal ferry dan selanjutnya menggunakan bus ke kota Mataram. Dari sini selanjutnya terdapat dua rute yang berbeda menuju rinjani, yang pertama wisatawan bisa melalui Sembalun atau jalur lain melalui Senaru.

 

Gunung Bromo [2,329 mdpl]
Gunung Bromo Jawa Timur Indonesia

Kredit Foto: Fajruddin Mudzakkir on Unsplash

Gunung Bromo berada di empat wilayah yang berbeda di Provinsi Jawa Timur, yakni Kabupaten Malang, Pasuruhan, Lumajang dan Probolinggo.

Gunung Bromo terkenal dengan pemandangan matahari terbitnya yang menakjubkan, selain itu Gunung Bromo juga memiliki kawah bekas letusan yang indah, bukit Teletubbies dan padang savanna, serta lautan pasir yang mendesisis saat tertiup angin, yang kemudian disebut dengan wisata pasir berbisik .

Untuk mencapai Gunung Bromo, ada begitu banyak kendaraan jip yang sudah siap untuk disewa oleh wisatawan. Jip sewaan itu berkumpul dibeberapa titik keberangkatan, diantaranya di wilayah Tumpang dan Poncokusumo (Kabupaten Malang), Wonokitri (Kabupaten Pasuruan), serta Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, serta Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Baca Lebih Lanjut: "Gunung Bromo: Destinasi Eksotis Untuk Jiwa Petualang"

 

Gunung Semeru [3,676 mdpl]
Gunung Semeru Mahameru Indonesia

Kredit Foto: Fathul Alfian on Unsplash

Gunung yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang ini sudah terkenal keindahannya sejak dulu kala. Dengan ketinggian 3.676 mdpl, Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di pulau jawa dan menjadi pilihan destinasi utama bagi para pecinta alam.

Gunung Semeru dikenal dengan nama Mahameru dan semakin popular di telinga masyarakat usai ditayangkannya film layar lebar yang berjudul 5cm dengan latar belakang aktifitas masyarakat di pegunungan Semeru.

Gunung Semeru memiliki sebuah danau yang paling indah di indonesia bernama Ranu Kumbolo. Sebuah danau alami yang berada pada ketinggian 2.400 mdpl. Dari Ranu Kumbolo, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menanjak menuju tanjakan cinta, yang memiliki mitos tidak boleh menoleh kebelakang saat melintas jika ingin cintanya abadi. Di balik bukit cinta wisatawan disuguhi padang savanna Oro-Oro Ombo yang banyak ditumbuhi Bunga Lavender serta pepohonan pinus.

jika ingin memulai perjalanan menuju Gunung Semeru, ada baiknya berangkat dari Kota Malang, dari Malang menuju Tumpang, Poncokusumo, Gubuk Klakah, Ngadas, dan Ranu Pane. Perjalanna memakan waktu selama kurang lebih 3-4 jam.

Sementara rute yang bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan umum, dari Terminal Arjosari, menggunakan angkot dengan kode TA menuju Pasar Tumpang, kemudian perjalanan menuju Ranu Pane dengan menyewa mobil jeep. Satu mobil jeep bisa mengantarkan 14 orang sekaligus, dengan harga IDR 38,000 Per orang. Anda juga bisa menyewa satu jeep sekaligus dengan ongkos IDR 550,000.

 

Gunung Ijen [2,443 mdpl]
Gunung Ijen Indonesia

Kredit Foto: Khamkéo Vilaysing on Unsplash

Gunung ijen merupakan gunung yang memiliki ketinggian 2,443 mdpl. Walau tidak terlalu tinggi, Gunung Ijen dikenal dengan keindahan kawah yang tiada duanya, dan merupakan danau air asam terbesar di dunia.

Danau Ijen terkenal dengan danau berwarna biru. Bahkan wisatawan dapat menyaksikan Fenomena blue fire jika mau berkemah dan menyaksikannya sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari. Fenomena blue fire hanya terjadi di Gunung Ijen dan tidak akan ditemukan di gunung lain diseluruh dunia.

Menuju Gunung Ijen bisa melalui dua rute perjalanan, pertama melalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak 15 kilometer, dapat dilalui dengan kendaraan roda dua atau roda empat selama sekitar 30 menit. Melalui lintasan ini Kondisi jalanan rusak dan lebih sulit dilalui. Biasanya digunakan oleh para pendaki Gunung Ijen.

Rute kedua melewati jalan utara dari Situbondo menuju Sempol (Bondowoso), melalui Wonosari kemudian dilanjutkan ke Paltuding. Jalur ini dapat dicapai dengan kendaraan roda dua atau roda empat, mengingat kondisi jalannya yang mudah dilalui dan relatif mulus.

 

Gunung Kelimutu [1,639 mdpl]
Gunung Kelimutu Indonesia

Kredit Foto: Pierre-Yves Burgi on Unsplash

Kabupaten Ende di Provinsi Nusa Tenggara Timur juga memiliki sebuah gunung dengan pemandangan yang sangat menawan. Gunung tersebut adalah Gunung Kelimutu. Tinggi Gunung Kelimutu hanya 1.639 mdpl, namun suasana yang ditawarkan begitu menarik .

Di puncak gunung ini terdapat tiga buah danau yang dikenal dengan Danau Tiga Warna, Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai danau dengan airnya berwarna biru, Tiwu Ata Polo, danau dengan air berwarna merah dan Tiwu Ata Mbupu, danau yang memiliki warana air berwarna putih. Bahkan terkadang warna air ketiga danau ini kerap berubah seiring waktu.

Selain keindahannya, Gunung Kelimutu juga memiliki banyak mitos. Salah satu mitos menyebutkan kalau air di ketiga danau ini sampai melebur menjadi satu maka dunia akan kiamat. Masyarakat sekitar juga percaya bahwa perubahan air di danau ini merupakan tanda bahwa telah terjadi sebuah peristiwa alam yang luar biasa di bumi.

Wisatawan jika ingin menuju Gunung Kelimutu, sudah harus tiba terlebih dahulu di kawasan Ende kemudian meneruskan ke Desa Moni menggunakan travel atau bus kayu yang disebut oto kol, sekitar satu hingga dua jam. Pemilihan desa Moni sendiri dikarenakan yang paling dekat dengan Danau Kelimutu hanya berjarak 15 km.

Untuk perjalanan disarankan untuk menyewa mobil, karena angkutan umum di jalur TransFlores cukup terbatas, terlebih jika pergi dengan dengan keluarga menyewa mobil bisa menjadi pilihan untuk menekan biaya.

 

Gunung Prau [2,565 mdpl]
Gunung Prau Indonesia

Kredit Foto: Falaq Lazuardi on Unsplash

Dataran Tinggi Dieng yang berada di provinsi di Jawa Tengah memiliki bentang alam pegunungan begitu indah. Salah satu tempat terbaik bisa dikunjungi di Dieng adalah Gunung Prau.

Gunung Prau memiliki tinggi 2.565 mdpl yang merupakan tanah tertinggi dalam barisan Dataran Tinggi Dieng. Dari puncak gunung ini kita bisa melihat pemandangan puncak Gunung Sindoro dan Sumbing yang berdiri berdampingan secara kokoh. Gunung Prau juga merupakan tempat terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit serta matahari terbenam di sore hari.

Bagi yang ingin mendaki Gunung Prau, saat ini bisa menempuh perjalanan melalui Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Banjarnegara, karena pendakian melalui Kabupaten Wonosobo masih ditutup.

Mengutip unggahan foto di akun Instagram @prau_mountain, jalur pendakian di Kabupaten Temanggung melalui Wates dan jalur pendakian di Kabupaten Banjarnegara melalui Dwarawati-Dieng Kulon. jalur pendakian via Dwarawati-Dieng Kulon menyajikan pemandangan Candi Dwarawati.

Jalur pendakian via Wates memiliki keunggulan pemandangan matahari terbit yang memukai, karena jalur ini berada di sisi tenggara Gunung Prau.

 

Gunung Merbabu [3,145 mdpl]
Gunung Merbabu Indonesia

Kredit Foto: Dan Gilmour on Unsplash

Tidak hanya Gunung Prau, Provinsi Jawa Tengah juga memiliki gunung dengan pemandangan yang luar biasa indah bernama Gunung Merbabu. Gunung ini berada di antara perbatasan Kabupaten Magelang, Boyolali serta Semarang.

Gunung Merbabu menyajikan keindahan berupa padang sabana yang bisa kita nikmati dari lereng serta puncak gunung.

Gunung Merbabu mempunyai beberapa jalur pendakian. Namun, jalur yang dikenal memiliki view paling indah adalah jalur Selo yang berada di kabupaten Boyolali. Mendaki Gunung Merbabu melalui wilayah Selo akan disuguhi pemandangan padang sabana yang akan membuat rasa lelah tidak lagi terasa dan pemandangan Gunung Merapi yang tepat berada di hadapan mata

Di sabana terakhir sebelum puncak, pemandangan semakin indah berkat kehadiran Bunga Edelweis yang tumbuh di lereng bukit. Jika sedang musimnya, pemandangan ini akan terlihat sangat indah dan fotogenik.

 

Gunung Gede Pangrango [2,750 mdpl]
Gunung Gede Pangrango Indonesia

Kredit Foto: Ibadah Mimpi on Unsplash

Gunung Gede Pangrango merupakan gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat dan yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan karena pemandangannya yang indah. Tempat yang paling indah di Gunung Gede adalah Alun-alun Suryakencana dengan ketinggian 2.750 mdpl, dan merupakan padang rumput yang dipenuhi bunga abadi Edelweis.

Alun-alun Suryakencana memiliki mitos sering terdengar suara seperti kaki kuda. Suara tersebut dipercaya sebagai suara kuda yang ditunggangi oleh Pangeran Suryakencana bersama rakyat jin.

Pangeran Suryakencana sendiri merupakan putra dari pendiri kota Cianjur yakni Pangeran Aria Wiratanudatar dari hubungannya dengan bangsa jin. Menurut mitos, Pangeran Suryakencana bersemayam di sekitar Alun-alun Suryakencana yang memiliki pemandangan yang sedap dipandang mata.

Untuk menuju gunung gede pangrango, Ada tiga jalur resmi yang bisa dilalui yakni jalur yang melalui Cibodas, jalur kedua melewati Gunung Putri dan yang ketiga melalui wilayah Selabintana.

 

Gunung Jayawijaya [4,884 mdpl]
Gunung Jayawijaya Sudirman Range Indonesia

Kredit Foto: Arfani MujibCC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

Gunung Jayawijaya merupakan gunung salju beriklim tropis. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di indonesia yang berada di Provinsi Papua dengan ketinggian 4.884 mdpl.

Meski Indonesia sedang dalam musim kemarau, salju pada gunung Jayawijaya tak lekang oleh panasnya musim. Hal ini yang sering disebut salju abadi Gunung Jayawijaya.

Namun seiring berjalannya waktu, salju yang menyelimuti gunung puncak Jayawijaya diperkirakan semakin menipis dan akan segera mengering akibat pemanasan global, namun tidak mengurangi keindahan gunung dengan sebutan Carztens Pyramide ini.

Dua jalur menuju Carstenz adalah Sugapa dan Ilaga. Dari sana perjalanan memakan waktu sekitar 5-6 hari perjalanan untuk menuju puncaknya. Dari dua desa itu nanti akan melewati Danau Larson selama empat hari. Lalu dari situ menuju Danau Biru, camp terakhir sebelum Puncak Carstenz selama satu hari perjalanan.

 

Gunung Kerinci [3,805 mdpl]
Gunung Kerinci Padang Indonesia

Kredit Foto: iqbal nuril anwar from Pixabay 

Gunung tertinggi kedua ini memiliki ketinggian mencapai 3.805 meter. Gunung kerinci merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatera. Walaupun biasa dipanjat para pendaki, gunung ini masih dalam kategori aktif.

Gunung Kerinci berada di Provinsi Jambi yang berbatasan langsung dengan Sumatera Barat dan masuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat.

Keindahan Gunung Kerinci semakin lengkap rasanya dengan masih terpeliharanya dua habitat hewan langka yang dilindungi pemerintah, yakni Harimau dan Badak Sumatera.

Dari Gunung Kerinci para pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh kota Jambi, Padang, dan Bengkulu serta birunya Samudera Hindia. Gunung ini juga memiliki kawah luas dengan air berwarna hijau kebiruan yang indahnya luar biasa.

Untuk menuju gunung kerinci terdapat 2 jalur. Wisatawan bisa naik melalui Kersik Tuo yang merupakan jalur resmi yang sering digunakan pengunjung, atau bisa melalui Solok yang jalurnya lebih ekstrim dan terkenal cukup sulit.

Dari sekian banyak gunung indah yang terbentang di Indonesia, anda tentu bisa memilih gunung serta lokasi yang cocok untuk mendaki. Beberapa destinasi gunung yang direkomendasikan HalalTrip juga cocok untuk berwisata bersama keluarga, atau hanya melepas penat dan menikmati udara pegunungan dengan hamparan rumput nan hijau yang membentang luas.

Tag Instagram HalalTrip bila Anda berfoto saat berkunjung ke salah satu gunung tersebut ya!

Unrelated but... Check out The Halal Travel Podcast hosted by Hazirah, Nurul, and Raudha as they talk candidly about travel, food, life, and everything else in between and sometimes with awesome guests! Listen now!

Freelance journalist. Currently aggregating economic news for analytical news service dedicated to competition law and regulatory developments around the world. Former reporter of tvOne (Indonesian television news channel) and NHK (Japan Broadcasting Corporation).